Vaksin Dosis 3 Akan Dilaksanakan pada Tanggal 12 Januari 2022, Bayar atau Tidak ? Lantas Apakah ada Efek Sampingnya

beritaterbaru.net- Pemerintah telah merencanakan akan segera memulai program vaksinasi dosis ketiga atau booster vaksin covid-19 mulai 12 januari 2022.

Hal tersebut disampaikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, yang menyatakan bahwa program vaksinasi booster sudah diputuskan presiden Joko Widodo.

“Saya akan update soal program vaksinasi booster, tadi sudah diputuskan Bapak Presiden akan berjalan pada tanggal 12 Januari ini,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Juru bicara Vaksinasi dari kementerian kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi menjelaskan bahwa vaksin booster bersifat pilihan.

“Vaksin booster sifatnya pilihan” ujarnya (5/1/2021).

Sehingga masyarakat yang ingin penggunaan vaksin booster dapat menggunakannya.

“iya, untuk yang menginginkan saja pilihan ya,” terang Nadia.

Nadia menjelaskan, vaksin booster untuk tahap awal akan diberikan kepada 244 daerah yang saat ini sudah siap.

Adapun jenis vaksin yang digunakan untuk vaksin booster Nadia menyebut akan digunakan semua platform yang ada. Ia menyampaikan, masyarakat tidak perlu khawatir seandainya vaksin booster yang digunakan.

Berbeda jenis dengan vaksin yang dipakai pada penyuntikan dosis satu dan dua. “Tidak masalah (jenis vaksin berbeda dengan sebelumnya). Kan sudah ada kajiannya,” kata dia. slot deposit pulsa

Syarat untuk penerima vaksin booster dan alasan mengapa booster dibutuhkan

Syarat bagi penerima vaksin booster, penduduk usia 18 tahun keatas.

Telah mendapatkan suntikan vaksin kedua minimal 6 bulan, tingal di kabupaten atau kota yang telah mencatatkan capaian maksimal vaksinasi dosis pertama 70 persen dan 60 persen untuk dosis kedua.

Vaksin booster diprioritaskan untuk kalangan lansia, utamanya yang memiliki komorbid ataupun penyakit bawaan.

Menurut para ahli vaksin booster ini untuk mempertahankan tingkat perlindungan terhadap infeksi virus covid-19 meskipun vaksinasi lengkap dinilai masih bisa mencegah keparahan penyakit dengan baik.

Vaksinasi berfungsi membuat antibodi penawar dapat menghalangi virus corona menginfeksi tubuh.

Namun, beberapa penelitian menyebutkan antibodi bisa berkurang seiring berjalannya waktu sehingga booster menjadi diperlukan. Apalagi, di tengah munculnya varian-varian baru seperti B.1.1.529 atau varian Omicron.

Sebuah studi menunjukkan, bahwa vaksin booster bisa meningkatkan kadar antibodi secara signifikan dibandingkan yang terlihat setelah dua dosis vaksin. Selain itu, penelitian tersebut juga menunjukkan adanya respon kekebalan yang lebih baik dan lebih kuat setelah dosis ketiga.

Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres), Heru Budi Hartono akhirnya angkat bicara terkait dengan jadwal vaksinasi dosis ketiga untuk Presiden Joko Widodo.

Sekedar informasi, Presiden Jokowi dan sejumlah pejabat tinggi negara telah dijadwalkan untuk menerima suntikan dosis ketiga atau booster vaksin covid-19 pada 2022.

Heru menegaskan, bahwa booster akan lebih diprioritaskan untuk masyarakat untuk meningkatkan kekebalan komunal (herd immunity), sehingga Jokowi bukan menjadi orang pertama yang akan di suntik.

“Tentunya kita lihat kalau waktunya sudah tiba, booster diprioritaskan untuk masyarakat, didahulukan untuk mereka, untuk Pak Jokowi kami lihat waktunya beliau, mungkin masyarakat lebih dulu, booster untuk seluruh masyarakat dulu,” katanya kepada wartawan, di Istana Kepresidenan, Jumat (7/1/2022). slot deposit pulsa

Vaksin booster berbayar atau gratis?

Saat ditanya tentan mekanisme vaksin booster yang akan di tempuh oleh Jokowi apakah berbayar atau gratis, Heru menyebut hal tersebut masih akan didiskusikan lebih lanjut.

“Belum tahu berbayar atau gratis nanti kita lihat saja. Biasanya, keputusan tersebut dibahas oleh menteri kesehatan dan diskusi dengan dokter kepresidenan,” kata Heru.

Untuk di ketahui program vaksinasi vaksin booster untuk masyarakat akan dilaksanakan pada 12 Januari 2022.

Pemerintah telah menyiapkan dua mekanisme dalam pelaksanaan vaksinasi dosis 3 ini yakni, melalui program pemerintah dan secara mandiri.

Pemerintah sebenarnya sudah menerbitkan aturan untuk vaksin Gotong Royong atau vaksinasi Mandiri.

Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/4643/2021 tentang Penetapan Besaran Harga Pembelian Vaksin Produksi Sinopharm dan Tarif Maksimal Pelayanan untuk Pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong, harga satu dosis vaksin Sinopharm Rp 321.660 dan tarif maksimal pelayanan vaksinasi untuk satu dosis sebesar Rp 119.910.

Sementara itu lembaga Unicef dalam laporan Vaccine Market Dashboard menampilkan harga per dosis sejumlah vaksin di beberapa negara termasuk Indonesia.

Sinovac, misalnya di Indonesia senilai US$ 13,6 – US$ 17 (Rp 196 ribu – Rp 245 ribu). Sinopharm di beberapa negara harganya mulai dari US$ 9 – US$ 36 (Rp 130 ribu – Rp 520 ribu).

Sementara Pfizer dari US$ 6,75 – US$ 23,15 (Rp 97.600 – Rp 334.750), Novavax US$ 3 – US$ 20,90 (Rp 43 ribu – Rp 302 ribu).

Ada juga Janssen dari US$ 8,5 hingga US$ 10 (Rp 122 ribu – Rp 144 ribu), dan AstraZeneca harga per dosisnya berkisar US$ 2,19 sampai US$ 7,95 (Rp 31.600 ribu – Rp 114.900). slot deposit pulsa

Efek samping Moderna dan Pfizer sebagai vaksin booster

Efek samping merupakan hal yang normal terjadi. Menurut Dr Samir Sinha, Direktur Geriatri RS Sinai Health dan University Health Network Toronto Kanada, efek samping memberitahu penerimanya sistem kekebalan terjadi.

“Efek samping sering memberi tahu kita jika sistem kekebalan benar bekerja dan merespon sebagaimana mestinya pada vaksin,” ungkapnya.

Sementara menurut ahli imunologi dan ilmuwan senior di Institut Penelitian Pusat Kesehatan Universitas McGill (MUHC), Dr Ciriaco Piccirillo, efek samping dari dosis ketiga harus tidak jauh berbeda dengan dua vaksin pertama.

Berikut ini beberapa efek samping kedua vaksin, dikutip dari global news, Senin (10/1/2022).

Vaksin Pfizer

Survei yang diadakan di Israel mengungkapkan kebanyakan penerima dosis ketiga Pfizer. Mendapatkan efek samping yang serupa atau lebih sedikit dari yang dirasakan pada dua dosis sebelumnya. Sementara itu. Data uji klinis yang dimasukkan ke Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat. Rasa sakit pada tempat suntikan adalah efek samping paling umum dan dilaporkan 83% penerima.

Efek samping terbanyak berikutnya adalah kelelahan (63,8%), sakit kepala (48,4%), nyeri otot atau sendi (39,1%), dan kedinginan (29,1%). Efek sampingnya ringan hingga sedang dan berlangsung dua hari setelah booster diberikan.

Vaksin Moderna

Beberapa efek samping yang dilaporkan pada uji klinis booster Moderna yakni nyeri pada tempat suntikan, kelelahan, sakit kepala, nyeri otot, sendi kaku, kedinginan, mual/muntah, pembengkakan aksila, demam, pembengkakan di tempat suntikan, kemerahan tempat suntika dan ruam.

Moderna dalam uji klinisnya melaporkan efek samping lain. Yakni anafilaksis dan reaksi alergi parah lain, miokarditis, perikarditis dan pingsan. slot deposit pulsa

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.